Jumat, 07 Juli 2017

RWS Day 10: Journey of A 48 Family Fan (Part 3)


10 Ramadhan 1438 H
Senin, 5 Juni 2017

Assaamu’alaikum, kawan!
OK, aku bakalan lanjutin cerita sebelumnya. Karena terlalu panjang, jadinya aku bagi jadi beberapa part. Ini aja belum tau nih sampai part berapa nantinya.

Jadi, aku beli Guide Book 2 itu kan waktu tahun 2013. And lucky me, di tahun yang sama, 2013 juga, aku ketemu 3 members JKT48! Waktu itu tanggal 19 Oktober 2013. Aku sudah kelas 7 alias kelas 1 SMP. Sesuatu buruk menimpaku (drama abis), aku kena cacar. Dan salahnya di aku, aku enggak bilang ke orang-orang di rumah kalau ada beberapa teman di kelasku yang kena penyakit cacar. Kalau aku bilang, aku bakaan langsung di kasih imun gitu, dan kau tahu kawan, penyesalan ada di belakang. Sebenarnya, penyakitku cepat aja sih sembuhnya. Nah, pas lagi sakit, aku dapat kabar kalau JKT48 bakalan ke Samarinda buat direct selling single terbaru mereka, Fortune Cookie yang Mencinta (Koisuru Fortune Cookie). Aku tau ini dari Intan, thanks, In! Dia nge-DM apa mention gitu ya di Twitter. Waktu itu lagi zamannya main Twitter gitu di masaku.

Waktu Intan ngasih tau itu, aku udah hopeless. Aku tau gimana keadaan aku saat itu, dan nggak mungkin bisa ikut DS-nya. Hopeless ini pun berlanjut sampai hari H. Waktu itu hari Sabtu, aku ingat banget. Kebetulan, di event DS ini lokasinya dekat banget sama sekolahku, di KPFM atau Mahakam Square, dan sekolahku di SMPN 10 Samarinda. Tambah hopeless ketika teman sekolahku ada yang kesana. Sampai pulang pun, aku masih hopeless. Tapi akhirnya, aku diizinin, yay!

Dan aku pun pergi ke sana dengan diantar bapakku. Sampai di sana, ternyata belum rame-rame amat sih. Hal pertama yang aku lakuin adalah, nyari teman! Aku ingat sih ini, aku langsung ngajak orang ngomong dengan nggak tau dia itu siapa, gak punya malu dah kalo lagi saat-saat begini! Sampai aku ketemu sama Intan. Dan bapakku pun pulang ketika aku bilang nanti pulangnya bareng Intan. Saat itu mungkin sekitar jam 1 atau 2an gitu. Dan kita pun ngantri untuk nunggu giliran. Padahal membernya belum pada datang, hwhw. Tapi antriannya udah panjang. Di belakang barisan-barisan itu udah ada banyak orang buka lapak alias jualan merchandise JKT48. Tapi, aku dan Intan dan teman kami lainnya memutuskan belinya pas kita udah keluar DS aja. Setelah sekian lama menunggu, akhirnya member yang DS datang juga. Euphoria-nya manteb sih. Mereka datang pakai mini bus gitu. Dan langsung dibawa masuk ke dalam sama panitianya. Mereka pakai baju JKT48 yang wana putih itu loh, yang dipakai sama member generasi pertama.

Setelah mereka masuk, DS-nya enggak langsung dimulai. Mereka streaming radio dulu. Dan, streaming mereka itu disambungkan ke speaker yang ada di luar KPFM-nya, supaya yang lain pada dengar. Tapi, banyak juga yang langsung pada buka HP mereka untuk dengarin member streaming. Mereka sempat ngadain semacam QnA gitu, dan ada beberapa orang yang beruntung bisa nelpon samam membernya untuk beberapa kalimat, lumayan lah.

Setelah itu selesai, DS pun dimulai! Barisannya mulai dirapikan. Cewek dan cowok dipisah, anak kecil juga. Jadi anak kecil dan cewek itu lebih diprioritaskan. Barisnya kan bertiga bertiga gitu, jadi masuknya sekaligus 3 orang, karena di dalam ada 3 member, jadinya pas gitu kan. Nah, waktu tiba giliranku, aku langsung kasih dulu kan uangnya ke panitianya yang ada di gate-nya. Waktu itu yang dijual ada single terbaru JKT48 pada saat itu, Fortune Cookie yang Mencinta dan ada juga DVD 1st Stage JKT48 Pajama Drive. Aku belinya yang Fortun Cookie yang Mencinta.

Waktu udah ngasihkan uangnya, aku langsung dikasih semacam kupon gitu yang nantinya ditukarkan ke membernya. Dan ada juga dikasih stiker gitu, stiker JKT48 Story, ada yang tau acaranya? Yang di RCTI itu loh.

Dan tiba saatnya...

Waktu aku masuk, btw, aku cuman berdua doang, bukan bertiga. Gatau sih kenapa waktu itu cuman berdua.

Di sana ada Sinka, Rachel, sama Vanka.

“Haaaaai!”

OMG!

THEY’RE SO CUTE!!

“HAAAAI!!”

Fans more excited :v

Mereka cantik baaaaanget! Putih gila! Sumpah cantik banget lah. Waktu itu, mereka pakai bajunya JKT48 generasi pertama. Btw, mereka itu generasi kedua di JKT$8, dan mereka pada saat itu masih berstatus sebagai trainees.

Nah, urutannya mereka berdiri itu di sebelah kiri ada Sinka Juliani, di tengah ada Thalia Ivanka, dan di sebelah kanan ada Jennifer Rachel. Nah aku kan disebelah kanan tuh, temanku satunya di sebelah kiri. Aku bingung kan disuruh apa. Terus, si Vanka sama Rachel nungguin aku ngasihkan kuponnya gitu. Berhubung aku pegangnya 2, ada kupon sama ada stiker, dan rada nervous, aku sampe bingung harus kasih stikernya atau kuponnya. LOL! Dan waktu aku udah ambil kuponnya pun, aku masih bingung kasih ke Rachel atau Vanka, wkwk. Sampai Vankanya ketawa, huee manis banget dia. Dan akhirnya aku kasih brandom aja, dan diambil sama Rachel. Abis itu Rachelnya ngasihkan single Fortune Cookie-nya ke aku dan langsung aku ambil sambil cengengesan. And then, kita diajak high five sama ketiga member itu, lalu keluar. Dan sampai di luar aku beneran pengen teriak tapi malu, sumpah, pengen teriak, wkwk.

To be continued ...

Regards,
Suci Noorjannah Novianti
Ramadhan With Suci



RWS Day 9: Journey of A 48 Family Fan (Part 2)


9 Ramadhan 1438 H
Minggu, 4 Juni 2017

Assalamu’alaikum!
Oke, aku bakalan lanjutin cerita aku yang sebelumnya.

Jadi, kenapa aku bisa bertahan jadi penggemar JKT48?
Ada satu hal unik nih. Di post sebelumnya, aku bilang kalau aku belum pernah nonton Coboy Junior, dan aku tau mereka dari teman-temanku. Begitu juga dengan grup-grup lain, SM*SH, 7 Icons, Super 7, CherryBelle, dan masih banyak lagi lah. Btw, waktu itu, emang lagi booming banget girlbands dan boybands di Indonesia. Tapi, ya, gitu, aku baru tau keberadaan mereka dari teman-temanku.

Beda halnya dengan JKT48. Aku bener-bener tau mereka secara langsung tanpa perantara (emang jual rumah, LOL). Nah, sedangkan aku itu tipe orang yang kalau suka ya sukaaa terus, lama baru bisa engga suka lagi. Dan ternyata emang bener, aku suka banget sama JKT48 dan sisters mereka yang di luar Indonesia.

Terus, masih banyak faktor-faktor yang bikin aku suka banget sama JKT48. Rasa sukanya itu, beda gitu loh.  Beda ketika aku suka dengan grup-grup lain. Semacan addicted. Setelah aku tau JKT48 itu, aku benar-benar kena virus 48 kayanya. Aku langsung cari tau berbagai macam hal yang bisa aku dapat dari internet. Awalnya pasti lagu-lagunya dulu. Aku mulai download lagu-lagu JKT48 itu di tahun 2012, dari 4Shared. Ingat banget sumpah. Dan aku makin suka sama JKT48 karena lagu-lagunya easy listening. Dari Heavy Rotation, Kimi no Koto ga Suki Dakara, Aitakatta!, Boku no Sakura, Hissatsu Teleport, dan masih banyak lagi yang aku suka.

Pertama, aku suka banget sama kostum mereka. Kaya anak sekolahan. Aku suka banget. Aku emang addicted sih sama seragam sekolah di Jepang atau Korea gitu. Bagus banget gitu loh, elegan. Nah, kostum JKT48 (dengan sebutannya seifuku=seragam) itu kaya seragam sekolah mereka. Dan itu salah satu yang bikin aku suka banget.

Kedua, anggota (members) mereka sungguh banyak dan aku suka! Kaya yang aku bilang di postingan sebelumnya, mereka kaya sekelas. Nah, waktu aku lihat JKT48 pertama kali itu adalah generasi pertama dari JKT48. Jumlah total mereka ada 24 members. Mereka ini pada final audition dinilai langsung oleh producer-nya 48 Family, Yasushi Akimoto-san. Dan pada tanggal 2 November 2011, JKT48 pun diresmikan di Negeri sakura itu. Di tanggal 3 November 2011, JKT48 pertama kali tampil ke publik di Jepang. Anggota mereka yang banyak inilah yang bikin aku suka sama JKT48. Aku suka banget sama yang rame-rame begitu.

Ketiga, mereka ternyata salah satu sister group-nya AKB48 yang pertama kali berada di luar Jepang. Dan, sekali lagi aku makin suka. Karena jujur saja, aku memang suka banget sama Jepang. Sebenarnya awalnya itu aku suka sama view dan itu tadi, seragam sekolah di Jepang. Dan sekarang tambah jadi 48 Family.

Keempat, aku suka banget sama lagu mereka. Pertama kali dengar aja aku langsung semangat gitu, sumpah. Dan, setelah aku browse, ternyata jauh lebih banyak lagu 48 Family yang bagus-bagus, dan bertema sekolah! Tunggu-tunggu, kenapa aku selalu suka hal beginian yang bersangkutan dengan sekolah ya? Mungkin aku cinta sekolah. Mungkin, ya.

Mungkin itu beberapa faktornya. Dan satu lagi, aku suka karena pada waktu itu mereka masih muda banget gitu, dan super kawaii. Lalu sejak saat itu, seakan tulisan ‘JKT48 Fan’ itu tertempel di kepalaku. Ya, hampir semua orang yang kenal aku tau itu.

Dan, ada satu hal yang sebenarnya agak memalukan sih. Awal-awal kemunculan itu kan tahun 2011-2012 ketika aku masih kelas 5 SD, dan lagu JKT48 yang judulnya Kimi no Koto ga Suki Dakara itu bikin aku teringat someone, semacam crush? :’v Bocah bat dah. Jujur saja, itu sulit dilupakan, haha. Oke lupain.

Biasanya kalau suka sama idols itu apa yang dirasain? Yap, pengen ketemu sama mereka dan punya semua merchandise official mereka.

Dan merchandise pertamaku adalah Official Guide Book 2, yang terbit tahun 2013. Aku tau Guide Book ini dari teman-teman se-perempatlapan-an di grup dan fanpage Facebook. Karena yang pertama tebit, aku belum se-update ketika aku tau yang kedua. So, aku beli buku ini di Gramedia, dan harganya itu Rp180.000,00,-. Mahal ya? Ya, menurutku sesuai aja sih, kertas yang dipakai juga bagus, kertas majalah gitu. Terus di Guide Book ini kita dapat satu poster random, dan aku dapat posternya Rena Nozawa.

To be continued ...

Regards,
Suci Noorjannah Novianti
Ramadhan With Suci


Rabu, 21 Juni 2017

RWS Day 8: Journey of A 48 Family Fan


8 Ramadhan 1438 H
Sabtu, 3 Juni 2017

Assalamu’alaikum!
Jadi, langsung aja. Di hari ke-8 ini aku mau nyeritain tentang gimana aku bisa suka banget sama 48 FAMILY.


Jadi, awalnya itu dimulai dari aku tau JKT48 (yang waktu itu aku bacanya je-ka-te-empat-lapan). Aku tau mereka dari iklan Pocari Sweat. Disitu kan mereka lari-larian gitu kan di pantai, terus lagunya itu emang pakai bahasa Jepang. Awalnya banget, aku kira mereka itu grup dari Jepang. Ya, soalnya mendukung banget wajah mereka yang kawaii itu sama kulit mereka juga putih beud kaya orang Jepang. Disitu aja, aku udah langsung tertarik sama mereka. Tapi nih, aku belum tau kalau mereka itu JKT48. Dan enggak ada inisiatif buat search di internet. Jadi, aku bisa liat mereka cuman pas di iklan Pocari doang. Btw, aku emang suka banget sih sama iklan-iklannya Pocari. Kalau enggak salah, sebelum JKT48 ini, iklannya itu ala-ala Jepang juga gitu, yang Aelke Mariska itu lho. Tau gak?


Tapi, sebelum tau itu adalah JKT48, sebelum-sebelumnya, aku udah pernah denger sih sister group mereka, AKB48. Cuman enggak ngikutin gitu, cuman sekadar tahu aja. Nah, lama setelah aku mengagumi mereka cuman dari iklan doang, sampai akhirnya...




Sabtu, 17 Desember 2011

Ini aku bener-bener ingat kejadiannya, entah kenapa:’v Jadi, waktu hari itu, aku habis selesai lomba gitu, dan pulangnya sore. Karena lomba, aku jadi izin sekolah. Dan waktu aku sampai di rumah itu sekitar jam 3an sore gitu. Nah, temenku si Dita (aku udah pernah nyeritain dia belom ya? Yang jelas dia itu rumahnya deket sama aku, deket banget), dia ngasih tau ke aku kalau nanti di 100% Ampuh (acara musik-musik gitu di Global TV) ada Coboy Junior mau tampil. Haha, aku dulu bukan COmate sih, karena aku memang belum pernah liat mereka tampil di tv, tapi waktu itu aku suka banget sama Iqbaal, so, maka dari itu aku bilang ke si Dita kalau dia tau jadwal Coboy Junior, kasih tau ke aku. Dan ternyata di memang ngasih tau ke aku waktu aku habis pulang dari lomba itu. Karena baru pertama kali, aku nungguin banget dari jam 3 sore itu sampai jam 5 sore (WITA). Tapi karena terlalu lelah, aku ketiduran! Waktu bangun itu udah jam 5 lewat 5 menit apa gitu ya, lupa, yang jelas aku kelewatan. Tapi.. ternyata acaranya belum mulai! LOL. Abis itu aku tungguin deh, pas acaranya mulai..

One! Two! Three! Four!
I want you!
I need you!

“Eh, eh, eh, apaan nih”
“Kok familiar ya lagunya”
“Ih asik lagunya”
“Buset anggotanya sekelasan”
“Kostumnya bagus ih”
“OH ASTAGA ITU KAN YANG DI POCARI ITU!!!”
Dan aku langsung ambil buku sama pulpen buat nyatat nama grup mereka sama judul lagunya.

JKT48 – Heavy Rotation

Ah, senangnya waktu aku udah dapat lagu fullnya Heavy Rotation. Dan dari situ, aku mulai sukaaaaaaaaaa 48x sama 48 Family. Semuanya dimulai dari Pocari Sweat dan Coboy Junior, haha. Thanks Pocari! Thanks Coboy Junior! Oh iya, setelah lihat JKT48 di segmen pertama acara itu, aku langsung enggak nungguin Coboy Junior lagi, aku udah asik browsing tentang JKT48 nya, hehe.




Dan aku mulai ngikutin perkembangan JKT48. Sampai aku tau ada JKT48 School. Sumpah ini acara paling aku suka dari JKT48 sampai ketika aku nulis post ini. Mungkin aku suka karena acara ini juga yang bikin aku lebih tau JKT48. Nah, di JKT48 School ini juga aku langsung suka sama Teteh a.k.a Melody. Sebenernya dari pertama kali liat iklan JKT48 di Pocari aku sudah suka sama Melody yang kebetulan dia paling disorot di situ dan entah kenapa aku emang langsung sukaaa banget, cuman karena aku baru tau nama dia di JKT48 School (karena waktu browsing, isinya Nabilah semua beneran:v).

To be continued..

Regards,
Suci Noorjannah Novianti

Ramadhan With Suci

Sabtu, 03 Juni 2017

RWS Day 7: Events On April 2017





7 Ramadhan 1438 H
02 Juni 2017

Assalamu’alaikum!
Hari ini postingnya telaaat parah, karena signal sedang buruk:’
Btw, kali ini aku cuman mau ngeposting tentang event yang aku lalui selama bulan April.

Sabtu, 15 April 2017
Jadi, setelah melewati rentetan ujian-ujian, kakak kelas 12nya lulusan! So, kelas 11 sama kelas 10nya disuruh masuk sekolah buat ngeramein Graduation Ceremony kakak kelas 12nya. Nah, aku kan baru kelas 10, jadi ini pertma kalinya aku ngeliat upacara perpisahan di sekolahku. Dan ternyata... super-duper mengharukaaan! :’ Gatau lagi deh, sumpah waktu ngeliat kakak-kakaknya pada nangis, pada pelukan bareng-bareng sama temen-temennya, pada tukeran kado sambil ngasih advice ke temen-temennya, itu bikin aku ikutan nangis juga. Entah karena aku yang gampang ngeluarin air mata, atau emang karena sedih banget. Tapi gini deh, selama aku sekolah, selama aku pernah perpisahan, aku nggak pernah nangis sama sekali, lol. Giliran kali ini, bukan aku yang perpisahan aku nangis banget, sumpah sampe gabisa nahan lagi dah tu air mata. Mungkin.. ini faktor kesolidaritasan kakak-kakaknya selama yang aku lihat sih. Mereka beneran solid banget. Jadi, mungkin ngeliat mereka pisah gitu, bikin, ya.. gitu:’v

Nah, aku sudah pernah cerita kan kalau di sekolahu itu ada yang namanya SMADAF. Jadi, setiap orang punya kakak dari kelas 11 dan kelas 12nya. Sebenernya sampai angkatan 1 juga sih. But, ya itu singkatnya begitu. Mungkin (lagi) ini yang bikin suasana haru makin tercipta, kakak-adik-bukan-sungguhan terpisah. So, buat kakak-bukan-sungguhanku, wish you be a success person. Jangan lupain saya ya kak! Do’aku selalu mengiringimu:’)

And done with this one.

Malamnya, mbakku, alias kakak keduaku, btw aku anak ketiga alias bungsu, melahirkan! Hurray. Dan, anaknya laki-laki. Ini adalah anak keduanya. Yang pertama pun laki-laki juga. Yang pertama namanya Arisandy Al-Mi’raj. Kebetulan dia lahir di bulan Rajab, sama juga sih sama yang kedua ini. Yang kedua, setelah melalui proses panjang, akhirnya diberi nama Muhammad Raffasya El Mubarak. FYI, ini yang kasih nama ada 4 orang. Yep, 1 kata per orang. Muhammad; yang kasih mamaku. Raffasya; aku. El; kakakku yang pertama, btw kenapa dia bisa kasih itu, katanya, yang pertama udah Al jadi yang kedua El, iykwim, gausah dijelasin wkwk, dan sekalian buat nyambung dua kata, but, OK kan? Dan yang terakhir, Mubarak; bapaknya alias suaminya mbakku.


Yes, kalau kalian sadar, aku udah jadi tante, huehehe, tante cilik. Karena, aku ini anak terakhir, dan umurnya beda jauh sama kakak-kakakku, 16 tahun dan 19 tahun. Btw, si Raffasya ini adalah keponakanku yang ketiga. Yang pertama ada Muhammad Akmal Pradana lahir tahun 2010, yang kedua si Al itu tadi dan yang ketiga yang baru lahir ini. Kabar baiknya, istri dari kakakku yang pertama, lagi hamil juga. Dan Insyaa Allah melahirkannya habis lebaran. Yey, makin rame. Biarpun mereka-mereka ini suka gangguin aku, bikin kesal, marah, tapi juga bikin kangen kalau mereka enggak ada.
Ini foto kita bertiga. Di paling kiri ada Al, selanjutnya Akmal dan sampingnya lagi aku. *maafkan jilbabnya dilempar:'v
Ini mereka berdua *diambil di tempat yang sama kaya foto sebelumnya (di rumah salah satu keluarga). 

Foto ini diambil waktu tahun 2015, ketika Akmal masih TK dan si Al pengen ikutan sekolah juga.
So, tunggu kabar baik selanjutnya yaa!

Regards,
Suci Noorjannah Novianti

Ramadhan With Suci

Jumat, 02 Juni 2017

RWS Day 6: Rekomendasi Game Android


6 Ramadhan 1438 H
Kamis, 1 Juni 2017

Assalamu’alaikum!
Hore, udah ganti bulan aja nih. Nah, di awal bulan Juni 2017 ini aku mau bikin pos rekomendasi lagi nih. Kalau kemarin kan, aku bikin rekomendasi film-film yang menurutku seru tuh. Nah, hari ini aku mau ngerekomendasikan ke kelaian game android yang menurutku seru! Dan buat kalian yang lagi bingung liburan sekolahnya mau ngapain, bisa cobain nih main game-game ini.

Happy Street
Jadi, ini game yang super-duper-paling aku suka! Aku main game ini sejak tahun 2015, tepatnya waktu aku lagi duduk di kelas 9. Happy Street sendiri adalah game simulasi gitu. Bentar, aku mau cerita dulu. Awalnya kenapa aku bisa tau game ini tuh karena aku lagi search di Google Play, terus nemu game ini. Nah, aku liatin dulu tuh kaya ads nya. Waktu baru pertama kali ngeliat aja udah suka banget. Aku waktu itu bener-bener jatuh cinta sama desain grafisnya, sumpah itu lucu banget dan super colorful! And then, aku download. Aku langsung mainin gamenya. Tapi sebelum itu aku bikin akun dulu. Oh iya, kita bisa saling menambahkan teman lho di game ini. Seru banget deh pokoknya. Kalian bisa nambahin teman lewat friend request di Facebook atau bisa langsung pakai e-mail teman kamu ataupun username mereka, dan setelah itu kalian langsung terhubung menjadi teman, atau sebutannya di dalam game ini neighbours. Dan, kalau kalian sudah main game ini, jangan lupa, add akunku ya >> suci_nn << Aku bakalan bantu kalian sebisa aku.

Piano Tiles
Nah, ini juga game legend lho! Aku pikir kalian semua tau sih soal game ini. Jadi, game ini cuman ngebutuhin kecepatan kalian dalam bermain piano tiles-nya. Lagu-lagunya disini bagus-bagus banget, bikin relaks. Nah, kalian juga bisa terhubung dengan teman-teman kalian melalui akun Facebook, lho. Dan kita bisa langsung terhubung otomatis dengan teman kita yang juga memainkan game ini setelah kita log in dengan akun kita. Serunya, akun-akun tersebut nantinya akan di ranking secara otomatis, tentunya bakal bikin kamu semangat mainnya supaya bisa meraih posisi puncak, haha. Btw, lagu yang paling aku suka di game ini adalah lagu Canon dan lagu Salute d’Amour.

TTS 2.0
Sama dengan 2 game sebelumnya, game ini juga aku mainkan sejak kelas 9, tepatnya sih waktu selesai Ujian Nasional, haha. Aku tau game ini dari teman sekelas aku waktu kelas 9. Dan waktu aku mainkan game ini di kelas 10, banyak banget teman sekelas yang juga mainin game ini. Game ini selain seru, juga menguji pengetahuan umum kita. Di game ini ada beberapa bagian/tema/season. Ya begitulah. Dan itu keren banget. Jadi, banyak banget soal-soal yang bakal menguji kemampuan kalian. Very recommended!

Nah, itu tadi rekomendasi aku untuk game seru di android. Sebenarnya mungkin lebih banyak lagi game-game seru untuk android. Tapi, hanya 3 game ini yang mampu bertahan di hp ku, haha. Ini cuman menurutku loh ya. Mungkin bagi kalian, game yang aku suka ini sama sekali nggak seru ataupun biasa-biasa aja. Tapi yaudahlah ya.

Regards,
Suci Noorjannah Novianti

Ramadhan With Suci

Rabu, 31 Mei 2017

RWS Day 5: Rekomendasi Film Seru


5 Ramadhan 1438 H
Rabu, 31 Mei 2017

Assalamu’alaikum!
Kali ini aku mau bikin post rekomendasi film-film yang menurutku keren. Check this out!

1.     
Interstellar

Bagi penggemar science fiction dan juga astonomi seperti saya, fil ini wajib banget buat ditonton! Interstellar ini adalah film yang diproduksi pada tahun 2014. Film ini menceritakan bagaimana bumi yang sudah hampir tidak bisa dihuni lagi oleh manusia. Oleh karena itu, NASA memutuskan untuk mengirim astronot mereka untuk mencari planet yang layak dihuni bagi manusia di masa depan. Film ini berdurasi 169 menit, cukup lama, tapi asyik kok! FYI, aku nangis pas nonton ini:’v Ohiya, di film ini ada paradox-nya gitu. Bikin tambah keren.

The Martian
Masih dengan tema yang sama seperti Interstellar. The Martian juga mengisahkan tentang perjalanan luar angkasa. Disikashkan ada astronot yang tertinggal di Mars karena dianggap meninggal oleh teman-temannya saat badai pasir terjadi di planet tersebut. Alhasil, astronot ini pun harus mampu bertahan untuk bisa sampai kepada misi selanjutnya yang nantinya akan membuatnya pulang ke bumi. Info lagi, aku juga nangis nonton ini. Lol, keknya emang aku mudah nangis ya.

Wall-E
Ini adalah film animasi. Film ini bercerita tentang bumi kita yang benar-benar rusak, tidak bisa dihuni lagi. Sehingga manusia pindah ke suatu kapal luar angkasa. Di sana mereka serba menggunakan teknologi hologram. Di sisi lain, ada sebuah mesin yang dibuat untuk membuat blok sampah, Wall-E. Setiap hari ia mengumpulkan barang-barang yang ditemukannya ditumpukan sampah yang menurutnya unik. Sampai ia menemukan tanaman kecil yang ditaruh di poly bag. Dan kisah serunya pun dimulai.

So, itu aja yang paling aku rekomendasikan ke kalian. Sebenernya banyak banget yang aku suka. Kayak Minions, Despicable Me, Monster, Inc, Inside ut, dll. Tapi, yang 3 ini bener-bener aku suka. Kayak yang aku bilang tadi. Aku suka banget sama hal-hal berbau astronomi gitu. So guys, see u tomorrow!

Regards,
Suci Noorjannah Novianti
Ramadhan With Suci

Selasa, 30 Mei 2017

RWS Day 4: [Book Review] Memorizing Like an Elephant by Yudi Lesmana


4 Ramadhan 1438 H
Selasa, 30 Mei 2017

Assalamu’alaikum!
Nah, di hari keempat di bulan Ramadhan tahun ini, aku mau bikin post tentang buku! Yehei, pertama kali, lho! Jadi, aku bakalan bikin review buku! Awalnya cuman kepengin aja sih, kebetulan juga suka banget baca-baca review orang-orang yang sudah membaca suatu buku, entah itu aku baca di Goodreads ataupun di blog-blog buku.

Terus, kebetulan juga sebelum memulai pelajaran Bahasa Indonesia di sekolahku, biasanya akan ada resensi buku. Tapi, buku yang bisa kita resensi itu sudah ditentukan lho. Jadi, kita nggak bisa resensi semau kita. Genre buku yang tidak dimasukkan di dalam list tersebut kayak novel dan buku pelajaran gitu. Jadi, buku-buku yang bisa kita resensi sewaktu pelajaran Bahasa Indonesia itu cuman seperti buku-buku sains, fakta-fakta unik atau menarik, tips-tips, ataupun buku biografi.

Nah, berhubung karena itu, aku bikin post ini. Buku yang akan aku review kali ini adalah ‘Memorizing Like An Elephant’. Aku beli buku ini hari Senin tanggal 6 Maret 2017 di Toko Buku Gramedia Bigmall Samarinda. Harganya Rp66.000,00,- tetapi ternyata ada diskon 40% jadi aku cuman bayar Rp39.600,00,-. Wehehe, rezeki anak sholehah.

Source
MEMORIZING LIKE AN ELEPHANT
Judul buku: Memorizing Like An Elephant
Penulis: Yudi Lesmana
ISBN13: 9789799107503
Penerbit: KPG (Kepustakaan Populer Gramedia)
Bahasa: Bahasa Indonesia
Jumlah halaman: 190 halaman
Cetakan Pertama: Agustus, 2014
Cetakan Kelima: Agustus, 2015


Yudi Lesmana adalah salah satu diantara 149 Grandmaster of Memory di dunia. Dia sangat bersemangat dalam memajukan olahraga daya ingat (memory sport) di Indonesia; dia mengirim tim Indonesia untuk mengikuti beberapa kejuaraan daya ingat, seperti Japan Friendly dan Philippine Open, dan memenangi beberapa medali emas. Prestasi ini memperlihatkan bahwa kemampuan untuk mengingat sesuatu bisa dipelajari, dilatih, dan diajarkan.

Lalu, mengapa harus gajah? Ternyata, gajah telah lama menjadi sombol daya ingat di dunia. Kehebatan gajah dalam mengingat telah menjadikan hewan ini menjadi ikon World Memory Championships, sebuah kejuaraan dunia untuk mengingat yang telah ada sejak 1991. Gajah berada di urutak ketiga untuk hewan-hewan yang memiliki intelegensia terbaik setelah orang utan dan lumba-lumba. Keunggulannya terdapat dalam daya ingat. Lobus temporal di otak gajah konon lebih ‘berlipat’ sehingga gajah dapat menyimpan lebih banyak informasi.

Di dalam buku ini, terdapat 12 bab inti (di luar daftar isi, daftar pustaka, dll.). buku ini benar-benar cocok untuk orang-orang yang suka melupakan sesuatu, terlebih lagi jika hal/barang tersebut penting. Nah, di dalam buku ini, kita akan diberi tips-tips seputar daya ingat kita. Ada trik agar kita tidak lagi melupakan sesuatu; seperti lupa menaruh kunci, menaruh hp, nama orang, atau bahkan password kita.

Tips yang diberikan oleh Yudi Lesmana sebagai berikut:
  1. Siapkan alat tulis dan tuliskan secara detail hal-hal yang sering kita lupakan.
  2. Mengatakannya dalam hati, lanjut beraktivitas, dan ketika kita ingin mengingatnya kembali, otak kita otomatis akan mengingatnya lagi nanti.
  3. Gunakan clue atau petunjuk di daerah sekitarnya. Hal ini bisa diterapkan untuk mengingat dimana kita menaruh kendaraan kita.
  4. Istirahatlah dengan cukup. Mau sekeras apapun kita menginngat sesuatu, jika kita lelah dan kurang istirahat, hal tersebut tidaklah ampuh.

Dan ada satu bab yang paling aku suka di buku ini, yatu bab: 8 Hal Penting Dalam Mengingat. Karena, banyak dari poin-poin disini, yang benar-benar aku baru tahu dari buku ini.
  1. Tenang. Jika sedang menghapal atau mengingat sesuatu, tenang adalah kunci utamanya.
  2. Bayangkan, dengarkan, rasakan. Ingatlah segala sesuatu yang bersangkutan dengan benda/hal tersebut. Seperti bentuknya, atau wujudnya, dan baunya.
  3. Berpikir out of the box. Jika kita ingin mengingat beberapa benda sekaligus, hal tersebut ternyata cukup mudah dilakukan kalau kita menggunakan metode yang satu ini. Seperti yang dicontohkan, ada 2 benda, yaitu meja dan gelas. Kita bisa memikirkannya dengan; gelas memukul-mukul meja hingga meja tersebut patah. Ini lah yang dikatakan OOTB karena hal tersebut tidak mungkin terjadi. Otak kita cenderung mudah mengingat hal-hal yang aneh begini.
  4. Gunakan emosi. Emosi ternyata juga penting lho dalam mengingat. Coba nih, kita pasti ingat kan bagaimana momen saat hari raya? Nah, hal tersebut terjadi karena kita pada saat itu merasakan emosi bahagia, sehingga kita bisa mengingat kejadian tersebut.
  5. Buat aksi. Kalau ingin menghapal, gunakanlah kata kerja di dalam kalimatnya. Seperti; gelas menari di atas meja. Karena aksi tidak boleh hilang dalam membayangkan suatu cerita. Maka dari itu, hindarilah kata seperti; gelas di atas meja.
  6. Melebih-lebihkannya. Kalau di lebih-lebihkan, hal tersebut cenderung menjadi aneh, karena aneh itulah yang membuat kita akan mudah mengingatnya.
  7. Warnai. Dalan membayangkan sesuatu, berilah warna. Karena otak kita suka hal yang berwarna-warni.
  8. Ulangi dan ulangi. Maksud ulangi di sini adalah membayangkan kembali cerita kita yang sudah kita buat tadi. Kalau cerita kita cukup menarik, biasanya kita akan lebih sedikit mengulanginya.

Kelebihan dari buku ini banyak, seperti kita bisa membacanya saat sedang santai, karena bahasanya luwes. Saya bahkan selesai membacanya hanya sekali duduk saja, hehe. Lalu, ada gambar-gambarnya yang membuat buku ini tidak bikin boring, serta penulis banyak memberi poin-poin, sehingga pembaca langsung tau apa inti dari setiap babnya. Kekurangannya menurutku cuman satu, buku ini warnanya monoton, cuman putih, hitam, dan kuning. Padahal di dalam buku ini dijelaskan bahwa otak kita suka hal yang berwarna-warni, jadi kenapa nggak dibikin warna-warni juga bukunya, hehe. Overall, suka banget sama buku ini.

So, segitu aja review kali ini. Semoga bermanfaat. Maaf kalau masih banyak kurangnya. Ini pertama kalinya aku ngereview buku. Sampai jumpa besok!

Regards,
Suci Noorjannah Novianti

Senin, 29 Mei 2017

RWS Day 3: Takjil Terfavorit


3 Ramadhan 1438 H
Senin, 29 Mei 2017

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh!
Udah hari ketiga aja, nih. Nah, kali ini aku mau nulis tentang takjil favorit aku ketika bulan Ramadhan. So, langsung aja kuy!

Yang pertama adalah: buah!
Sewaktu kita puasa kan tubuh kita kekurangan vitamin, tuh. Nah, makanya ketika berbuka aku suka makan buah. Dari sekian buah, yang paling aku suka itu semangka sih. Soalnya mungkin karena semangka itu banyak mengandung air, jadinya segar ketika dimakan. Apalagi, semangkanya dari kulkas, duh, manteb lah! Nah, selain dimakan langsung, mamaku juga suka bikin es buah gitu. Biasanya sih, kalau bikin es buah, isinya itu ada nata de coco, berbagai macam buah, sirup, sama air dingin. Pas banget kalau disantap ketika berbuka puasa. Oh iya, satu lagi. Selain semangka, buah yang aku juga suka adalah kurma. Mamaku juga suka tuh bilang, “makan dulu kurmanya, baru yang lain”. Mungkin dari situ aku jadi suka makan kurma ketika berbuka.

Lalu yang kedua adalah: gorengan.
Kalau yang satu ini benar-benar favorit sih. Karena, setiap berbuka selalu ada gorengan. Entahlah, kalau enggak ada gorengan, berbuka puasa terasa hampa, haha. Nah, gorengan itu kan banyak, yang paaaling aku suka itu bakwan. Aku suka bakwan itu karena ada wortelnya. Awalnya beneran karena itu. Mungkin kalau beli di luar gitu, wortelnya sedikit. Tapi, kalau mamaku yang bikin, wortelnya lebih banyak, dan aku suka banget. Sama ada kolnya juga. Aku paling suka dua sayur ini, makanya aku suka banget sama bakwan. Selain itu, memang karena bakwan itu enak banget. Di samping bakwan, aku juga suka banget sama lumpia dan risoles. Sama aja sih alasannya, karena ada sayurannya, dan aku memang suka sama makanan yang isinya tersembunyi di dalam gitu, wkwk.

Yang ketiga: teh panas.
Eh, ini masuk kategori takjil ga ya? Udah ah, masukin aja. Pokoknya, aku kalau buka puasa itu harus ada teh panasnya. Dulu sih, pas masih kecil, nggak bisa minum teh panas (sekarang juga ga bisa sih, I mean, teh-anget-yang-agak-panas:’v), tapi sekarang kalau enggak ada teh panas, malah enggak bisa. Kata mamaku juga, teh panas itu bikin kita segar lagi, kalau langsung diminumin air dingin atau air es, malah nantinya jadi lesu. Bener ga sih?

Nah, itu aja sih yang paling aku favoritkan. Selebihnya ya suka aja, makan aja, yang penting buka puasa, hehe. See u at my next post!

Regards,
Suci Noorjannah Novianti
Ramadhan With Suci